Monday, December 20, 2004

tentang kenangan

as long as we remember
there's something to regret
(the cardigans)

pas buka-buka catatan lama, ra ketemu tiga baris catatan ini:

(dated back to 21 08 04)
kenangan adalah hal yang lucu...
apa yang diingat adalah apa yang kita punya;
hidup dalam ingatan itu.

ra dah lupa apa yang lagi ra pikirin atawa rasain waktu nulis itu. kemungkinan besar sih (seperti biasa) lagi ga mikirin apa-apa. hehehe...

abis baca catatan itu ra jadi penasaran. kenapa kenangan itu (hampir selalu) dikatakan lucu. soalnya bahkan seorang gunawam muhammad pun, di salah satu puisinya, bilang kalau 'kenangan hanyalah hal yang lucu' (memory is but a funny thing).

usik punya usik, waktu itu ra lagi suka banget sama lagunya the phantom of the opera yang karangan andrew lollyd webber (semoga ejaannya bener).

think of me, think of me fondly
when we've said goodbye
remember me, once in a while,
please promise me you'll try
when you've found that, once again,
you long to take your heart back and be free
if you can still remember stop and think of me

think of me, waking silent and resigned
imagined me, trying too hard to put you from my mind
recall those days, looked back on all those times
think of all the things we'll never do
there will never be a day when i won't think of you

yah kaya semacam demikian lah liriknya.
aku paling suka lirik yang di baris pertama itu:
if you can still remember/stop and think of me
bukan lagi tentang kalau mau atau enggak, tapi kalau bisa atau enggak bisa.

ingatan adalah hal yang sangat selektif. dari berjuta-juta input yang masuk ke otak kita tiap hari, hanya berapa ratus yang benar-benar kita anggap penting, malah hanya beberapa saja yang akan kita ingat. dan parahnya, ingatan itu yang akan kita gunakan sebagai lanjutan untuk hidup di hari berikutnya. tapi, kenapa hanya yang beberapa itu saja ya? kenapa ga segmen yang laen.

ada yang punya jawabannya?

(to be continued)

No comments: